Alarm Physical Distancing untuk Covid-19 menggunakan Sensor Ultrasonic HC-SR04

Perkembangan kasus Covid-19 terus meningkat dari hari ke hari. Kondisi ini terjadi dibanyak negara diseluruh dunia, termasuk Indonesia. Menurut data BNPB (bnpb.go.id), hingga saat ini, September 2020, penambahan kasus per hari meningkat menjadi sekitar 2500 kasus setiap hari. Angka ini meningkat cukup tinggi dibandingkan bulan-bulan sebelumnya yang hanya sekitar 1000 kasus setiap hari. Peningkatan jumlah kasus ini membawa Indonesia naik ke posisi 23 sebagai negara terbanyak kasus positif Covid-19. Hal ini tentunya sangat mengkhawatirkan, karena hingga saat ini vaksin Covid-19 belum ditemukan atau masih dalam tahap penelitian dan pengembangan.

Berbagai upaya telah dilakukan guna menekan angka penambahan kasus Covid-19 di Indonesia. Pemerintah telah mengambil kebijakan diantaranya: memperpanjang masa PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar), sidak/inspeksi di tempat keramaian, dan juga himbauan kepada masyarakat untuk tetap selalu mengenakan masker, jaga jarak, rajin mencuci tangan, dan himbauan untuk tetap dirumah saja.

Sebagai seorang warga negara yang baik, sudah seharusnya kita mentaati peraturan pemerintah dan berusaha sebaik mungkin untuk menjaga diri kita sendiri dan orang-orang disekitar kita. Beberapa hal mudah yang dapat kita lakukan antara lain: jaga jarak, mengenakan masker saat keluar rumah, rajin cuci tangan, dan berusaha semaksimal mungkin untuk dirumah saja.

Alarm Physical Distancing

Namun, sebagai seorang yang suka otak-atik dan membuat percobaan elektronik, akan lebih baik bila kita dapat menciptakan sebuah alat yang mampu setidaknya meminimalisir penyebaran kasus Covid-19. Alat yang pernah dibuat yaitu Hand Sanitizer Otomatis dengan memanfaatkan/ modifikasi pompa air galon. Karya ini mendapat cukup banyak penonton dan dukungan dari berbagai pihak.

Mencoba untuk berkontribusi lebih guna penanganan kasus Covid-19, kali ini saya ingin share pembuatan Alarm Jaga Jarak (Alarm Physical Distancing) untuk Covid-19 menggunakan Sensor Ultrasonic HC-SR04 dan Arduino. Menurut gugus tugas percepatan penanganan Covid-19, jaga jarak yang aman adalah sekitar 1 hingga 2 meter dengan orang lain. Bila melihat spesifikasi Sensor Ultrasonic HC-SR04, maka jarak deteksi hingga 2 meter bukanlah sebuah masalah karena masih dalam range pembacaan sensor.


Prinsip Kerja Alarm

Ilustrasi prinsip kerja alarm dapat dilihat pada gambar dibawah ini.

Ilustrasi Prinsip Kerja Alarm Physical Distancing

Dapat dilihat pada gambar ilustrasi diatas terdapat tiga kondisi sebagai contoh.
1. Kondisi jarak aman
Pada kondisi ini, jarak diantara dua orang atau lebih menunjukkan jarak 2 meter atau lebih, maka alarm akan standby dan tidak memberikan peringatan apa-apa.

2. Kondisi jarak tidak aman
Pada kondisi ini, jarak diantara dua orang atau lebih menunjukkan jarak sekitar 1,5 meter, maka alarm akan memberikan peringatan berupa nyala lampu, sehingga orang tersebut harus segera menjauh dan menjaga jarak.

3. Kondisi jarak sangat tidak aman
Pada kondisi ini, jarak diantara dua orang atau lebih menunjukkan jarak sekitar 1 meter, maka alarm akan berbunyi dan lampu indikator juga akan menyala sebagai tanda bahwa orang tersebut harus segera menjauh dan menjaga jarak.


Penjelasan Teknis

Alarm physical distance ini dirancang untuk dikemas dalam sebuah wadah/ box, sehingga tampilannya menarik dan komponen elektronik didalamnya terlindungi dengan sempurna. Pemasangan alarm ini dapat digantung pada leher atau dapat diikatkan pada ikat pinggang. Tampilan 3D alarm dapat dilihat pada gambar di bawah.

Tampilan Alarm Physical Distancing

Komponen utama pada rangkaian alarm ini adalah Sensor Ultrasonic HC-SR04 dan Arduino. Skema rangkaian alarm dapat dilihat pada gambar di bawah.

Skema Rangkaian Alarm Physical Distancing

Program/sketch Arduino perlu diupload ke Arduino supaya alarm dapat bekerja sebagaimana mestinya. Tanpa upload sketch ke Arduino, maka alarm tidak akan dapat bekerja. Download program/sketch melalui link sebagai berikut Download. Proses upload sketch ke Arduino memerlukan sebuah PC/laptop yang terinstall Arduino IDE.


Aplikasi dan Pembatasan

Alarm ini akan efektif digunakan dan dibatasi pada acara-acara tertentu semisal acara pertemuan yang melibatkan banyak orang, atau sedang di tempat keramaian lainnya. Penggunaan alarm ini mungkin tidak cocok digunakan pada saat kegiatan yang melibatkan banyak kontak fisik dengan benda mati, karena akan mengakibatkan alarm lebih sering berbunyi.


Kesimpulan

Jaga jarak (physical distancing) adalah salah satu upaya tindak pencegahan penularan Covid-19. Upaya ini dapat dibantu dengan sebuah alat yang mampu mendeteksi atau memberikan alarm peringatan bila seseorang berada terlalu dekat dengan orang lain, sehingga orang tersebut harus segera menjaga jarak aman dengan orang lain.

Komponen utama dari alarm physical distancing ini adalah sensor Ultrasonic HC-SR04 dan Arduino. Memanfaatkan spesifikasi sensor Ultrasonic HC-SR04 memungkinkan untuk mengukur jarak aman (1-2 meter) dan memberikan alarm peringatan sesuai jarak aman yang telah diatur. Arduino berfungsi untuk mengolah data dari pembacaan sensor dan kemudian memberikan perintah untuk menyalakan alarm bila kondisi terpenuhi.

Berdasar uraian diatas maka dapat ditarik garis besar kesimpulan bahwa alat Alarm Physical Distancing untuk menjaga jarak (mengurangi resiko tertular Covid-19) dapat dibuat dan diaplikasikan. Rancang bangun alat ini mungkin masih belum sempurna dan masih membuka peluang untuk lebih disempurnakan desain dan penggunaannya. Sekian

Post a Comment

0 Comments