Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Cara Menggunakan Wemos D1 Mini dan RemoteXY Sebagai IoT (Internet of Things)

Wemos D1 Mini adalah sebuah papan pengembang Wifi berbasis ESP8266 yang dikembangkan oleh Wemos. Terdapat beberapa versi atau model yang dikeluarkan oleh Wemos, diantaranya yaitu Wemos D1 Mini, Wemos D1 Pro, dan Wemos D1 Lite. Fitur-fitur yang dimiliki oleh D1 Mini, Pro, dan Lite tidaklah jauh berbeda (sama-sama memiliki 11 digital pin IO). Perbedaan yang begitu mencolok hanyalah pada kapasitas flash memory yang dimiliki oleh masing-masing model/versi. Lebih detailnya bisa dipelajari dari website Wemos.

Pada kesempatan ini, saya ingin berbagi cara menggunakan/ memprogram Wemos D1 Mini dengan memanfaatkan fitur remote control gratis dan dapat digunakan secara online dari website RemoteXY. Terdapat dua percobaan yang ingin saya share: pertama, memprogram Wemos D1 Mini sebagai wifi access point; dan yang kedua, memprogram Wemos D1 sebagai cloud server.

Wifi access point, yaitu menjadikan Wemos D1 Mini sebagai pemancar sinyal wifi (seperti fungsi router atau tethering di handphone Android kita), yang kemudian handphone kita dapat terhubung ke access point tersebut sebagai penerima wifi. Sehingga, koneksi ini tidak memerlukan koneksi internet.

Cloud server, yaitu menjadikan Wemos D1 Mini sebagai client pada sebuah access point (seperti menjadikan Wemos D1 Mini menjadi pengguna wifi yang ada di rumah kita). Pada metode ini dibutuhkan adanya koneksi internet, sehingga untuk mengontrol suatu peralatan listrik dapat dilakukan dari manapun selama ada koneksi internet. Library RemoteXY akan mendaftarkan perangkat kita ke Cloud Server, sehingga handphone kita dapat terhubung ke Cloud Server dan mengontrol peralatan listrik yang terhubung ke Wemos D1 dari manapun asalkan memiliki koneksi internet.


Percobaan pertama: Wemos sebagai wifi access point

Buat rangkaian sesuai skema

Skema Rangkaian

Buat layout aplikasi remote control di RemoteXY.comUbah konfigurasi dan sesuaikan perangkat yang digunakan sebagai berikut.

Ubah Konfigurasi Perangkat

Susun layout tampilan handphone dengan menambahkan dua buah saklar

Aplikasi RemoteXY

Salin sketch Arduino hasil dari pembuatan aplikasi, kemudian upload ke Wemos (jangan lupa install library Remote XY dan juga install board Wemos di Arduino IDE).

Download aplikasi RemoteXY, install di handphone, dan hubungkan ke Wemos

Hubungkan Wemos ke RemoteXY

Selesai. Peralatan listrik dapat dikontrol melalui handphone dengan wifi tanpa koneksi internet. Namun, koneksi ini hanya terbatas sejauh sinyal wifi yang dapat menghubungkan Wemos ke handphone. 


Percobaan kedua: Wemos sebagai client dan terhubung ke cloud server

Secara umum, langkah percobaan kedua hampir mirip dengan langkah percobaan pertama. Sebelum melakukan percobaan yang kedua ini, hendaknya melakukan percobaan yang pertama terlebih dahulu karena terdapat proses instalasi library dan board Wemos yang perlu dilakukan. Selanjutnya, perhatikan langkah berikut yang perlu disesuaikan.

Tidak ada perubahan layout. Jadi, gunakan layout saklar seperti pada percobaan yang pertama.

Bila pada percobaan pertama telah menggunakan koneksi Wifi access point, maka pada percobaan kedua menggunakan Cloud server.

Ubah Koneksi Wifi Access Point ke Cloud Server

Tekan tombol Token untuk mendapatkan token. Token berfungsi untuk sinkronisasi aplikasi RemoteXY di handphone - Cloud server - dan Wemos yang digunakan untuk mengontrol nyala/mati peralatan listrik. Setiap perangkat (Wemos atau perangkat wifi lain) memiliki nomor token tersendiri sehingga koneksi akan aman dan tidak terjadi crash.

Generate Token

Selanjutnya, generate sketch, dan upload ke Arduino menggunakan Arduino IDE

Buka aplikasi RemoteXY di handphone dan hubungkan ke Cloud Server menggunakan token

Pilih Cloud Server dan Masukkan Token

Selesai. Kini peralatan listrik dapat dikontrol dari manapun dan kapanpun selama terkoneksi ke internet.


Catatan

Pada percobaan di atas, didapati masalah pada relay yang tidak dapat bekerja sebagaimana mestinya. Namun, setelah uji coba dan cari solusi di forum Arduino, rangkaian kit relay harus terpasang pada tegangan yang sama dengan tegangan input trigger (3,3 volt). Masalah lain yang muncul, tidak semua kit relay 5 volt dapat diaplikasikan pada rangkaian ini, kit relay dengan merk relay TONGLING dapat bekerja pada tegangan 3,3 volt, sedangkan kit relay dengan merk relay SONGLE tidak dapat bekerja pada tegangan 3,3 volt (hanya 5 volt). Namun, hal ini perlu dicek lagi dan tidak dapat digeneralisir suatu merk akan bekerja seperti ini. Mungkin karena defect produk atau karena memang spesifikasinya seperti itu, perlu dicek.

Download contoh sketch dalam video disini!

Post a Comment for "Cara Menggunakan Wemos D1 Mini dan RemoteXY Sebagai IoT (Internet of Things)"